Tentang

Sejarah Pembentukan LSP P1 UM Metro

LSP P1 UM Metro adalah Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama yang dibentuk oleh rektor berdasarkan SK Rektor nomor 566/II.3.AU/A/KEP/UMM/2019 yang sedang dalam proses pengajuan lisensi kepada BNSP. Dengan pengajuan lisensi tersebut, LSP P1 UM Metro dapat menjadi organisasi perpanjangan tangan Badan Nasional Sertifikasi Profesi yang berkedudukan di wilayah Republik Indonesia yang beralamatkan Jl. Ki Hajar Dewantara No.116 Gedung HI Lt. 1 Universitas Muhammadiyah Metro, Iringmulyo, Metro Timur Kota Metro Provinsi Lampung 34112.
LSP P1 UM Metro merupakan LSP lembaga pendidikan dan pelatihan yang berupaya merealisasikan “memberikan pelayanan prima” kepada pelanggan melalui penerapan sistem manajeman mutu LSP P1 UM Metro mengacu pada pedoman BNSP 201/ISO 17024 tahun 2012, UU nomor 12 tahun 2012 tentang Sertifikat Kompetensi dan penjelasannya, Peraturan Presiden Nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional, Permenristekdikti Nomor 44 tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang menyebutkan :
1. Pasal 5 angka 3 menyebutkan Rumusan Capaian lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat 1, wajib :
    a. Mengacu deskripsi cpaian pembelajaran lulusan KKNI
    b. Memiliki kesetaraan dengan jenjang kualifikasi pada KKNI.
2. Pasal 25 angka 5 menyebutkan bahwa mahasiswa yang dinyatakan lulus berhak : Huruf c menyebutkan Sertifikat Kompetensi bagi lulusan program pendidikan sesuai dengan keahlian dalam cabang ilmunya dan atau memiliki prestasi diluar program studinya.
3. Pasal 25 angka 7 menyebutkan Sertifikat Kompetensi diterbitan oleh perguruan tinggi bekerja sama dengan organisasi profesi, lembaga pelatihan, atau lembaga sertifikasi yang terakreditasi.
Pada tahun 2018, Universitas Muhammadiyah Metro menerima mahasiswa sebanyak 1200 Mahasiswa, dan di tahun 2019 ini meluluskan sebanyak 739 Lulusan. Oleh karena itulah LSP di Perguruan Tinggi sangat penting dibentuk untuk memenuhi amanat UU, Peraturan Presiden, Permenristedikti.
LSP P1 UM Metro memiliki fungsi dan tugas yang mengacu dengan BNSP yaitu fungsi melaksanakan sertifikasi kompetensi dengan tugas : (1) menyusun dan mengembangkan skema sertifikasi, (2) membuat perangkat asesmen dan uji kompetensi, (3) menyediakan tenaga penguji (asesor), (4) melaksanakan sertifikasi, (5) melaksanakan surveilan pemeliharaan sertifikasi, (6) menetapkan persyaratan, memverifikasi dan menetapkan TUK, (7) memelihara kinerja asesor dan TUK, dan (8) mengembangkan pelayanan sertifikasi. LSP P1 UM Metro disiapkan pembentukannya oleh Universitas Muhammadiyah Metro yang mempunyai komitmen membangun dan memelihara kompetensi keahlian peserta didiknya sendiri. Pembentukan LSP P1 UM Metro dibuktikan dengan Surat Keputusan Dewan Pengarah. Struktur organisasi LSP P1 UM Metro masih sederhana, yang terdiri atas Dewan Pengarah yang bertanggungjawab secara keseluruhan, seorang Ketua. serta tiga orang koordinator, yaitu koordinator bidang administrasi, bidang mutu, dan bidang sertfikasi. Pembentukan LSP P1 UM Metro ini didasarkan atas perkembangan persaingan pasar tenaga lulusan perguruan tinggi yang semakin ketat. Dibutuhkan keterampilan khusus dari lulusan yang diakui standar nasional. Untuk itu LSP ini dibentuk dengan pemangku kepentingan yang sangat jelas yaitu peserta didik dan lulusan Perguruan Tinggi, dunia usaha dan industri, juga pemerintah sendiri.
LSP P1 UM Metro mengupayakan sejak terlisensi akan memelihara keterampilan lulusan Universitas Muhammadiyah Metro menjadi tenaga kerja yang terampil berlisensi nasional. Untuk itu rencana strategis kedepan adalah mengikutkan seluruh peserta didik dan lulusan Universitas Muhammadiyah Metro yang terdiri dari 22 kompetensi keahlian yang akan diuji oleh LSP P1 UM Metro guna menjawab tantangan persaingan pasar tenaga kerja yang ketat. Saat ini untuk melakukan uji kompetensi keahlian LSP P1 UM Metro bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Metro. Sarana dan perangkat untuk melaksanakan uji kompetensi atau tempat TUK masih meminjam seluruh sarana dan perangkat yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Metro.