Pentingnya Pengembangan Skema Tahsin untuk Lulusan Universitas Muhammadiyah Metro

 “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Alquran adalah seperti bunga utrujjah, baunya harum dan rasanya lezat. Sebaliknya orang mukmin yang tidak suka membaca Alquran adalah seperti buah korma, baunya tak begitu harum, tetapi manis rasanya. Sedangkan orang munafik yang membaca Alquran ibarat sekuntum bunga, berbau harum tapi pahit rasanya dan orang munafik yang tidak membaca Alquran tak ubahnya laksana buah hanzalah, tidak berbau dan rasanya pahit sekali.” (HR Bukhari dan Muslim).

Alquran adalah sebaik-baik bacaan bagi orang mukmin, baik di kala senang maupun susah, di saat gembira atau di saat sedih. Malahan membaca Alquran itu bukan cuma amal dan ibadah, tapi juga menjadi opbat dan penawar bagi orang yang gelisah jiwanya.

Maka dengan demikian Skema tahsin sangat penting untuk dikembangan di Universitas Muhammadiyah Metro ini karena nantinya dapat memperkuat visi UM Metro khususnya di bidang profetik. Skema tahsin akan berlaku umum, di mana semua mahasiswa UM Metro dapat diuji sesuai dengan skema tahsin.

Banyak keuntungan yang akan dimiliki mahasiswa yang memiliki sertifikasi profesi di bidang tahsin. Saat ini sangat banyak dunia kerja yang memfasilitasi rekan-rekan untuk masuk ke dunia kerja melalui jalur khusus salah satunya melalui jalur hafidz qur’an. Nah ini peluang bagi UM Metro untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bersaing di dunia kerja. Selain itu lulusan Universitas Muhammadiyah Metro diharapkan memiliki karakter kenabian.